Bagi temen-temen yang domisili Malang mungkin sudah familiar dengan brand kripik ini. Masak kalah sama yang dari luar kota kayak saya?hehehe.. Kripik ini salah satu oleh-oleh favorit saya kalo mau pulang kampung. Selain murah, higienis, empuk, ga nusuk-nusuk gigi, kripik ini juga bikin addicted. Sekali makan, ga mau berhenti ngunyah..hehehe..
Seringnya saya membawa oleh-oleh kripik ini, saya jadi kepingin berkunjung ke tempat pembuatannya, yaitu daerah Mentraman, Turen, kab. Malang. Dan akhirnya, dengan bantuan teman kerja saya yang rumahnya deket situ, Mas Agus, hari ini saya bisa mewujudkan keinginan buat jalan-jalan ke sana. Alhamdulillah :)
| taken from Google |
Perjalanan dimulai dari kos saya, Kepanjen. Dengan dipapak sama Mas Agus dan keluarga, saya bisa ke Turen dengan sangat lancar, tanpa kesasar. Rutenya kira-kira seperti ini : Kepanjen - Stadion Kanjuruhan, lurus terus ke arah Gondang Legi sampai di Pasar Gondang Legi belok kiri - lurus terus sampai ada pertigaan PT. Pindad (persero) - lurus terus, sampai ada pertigaan POM bensin Pertamina - lurus terus kira-kira 100-200 m ada perempatan kecil belok kanan masuk gang - lurus terus sampai ada pertigaan ke kanan ada jalanan agak lebar pavingan - sampailah kita di Pondok Tua Mentraman, Turen, kab. Malang.
Kalau rumah Mas Agus sendiri di pertigaan Pindad belok kiri, sampai ada pertigaan kantor Kecamatan Turen, belok kanan masuk gang. Di sana saya disambut sangat ramah oleh tuan rumah, Ny. Agus, dan si kecil Nayla. Nayla ini berusia 2,5 tahun, rambutnya keriting, lucu...saya seneng kalo liat anak kecil rambutnya kruel2 gitu. Sayang, Nayla malu-malu kalo diajak ngobrol.
Saya diantar sama Ny. Agus ke pabriknya dengan melewati jalan yang berbeda yang ketemunya di pertigaan Pom bensin itu. Dari obrolan kami, di daerah Turen terdapat banyak home industri loh..terutama home industri cemilan/ makanan ringan. Contohnya yang terkenal yaitu kripik singkong cap Lumba-lumba dan makroni cap Kuda Mass. Tapi karena saya belum terlalu kenal Kuda Mass, jadi saya langsung ke Mentraman.
Pondok tua Mentraman ini konon sebuah pondok pesantren, dimana para santrinya diberdayakan untuk memproduksi kripik singkong ini. Rasa kripik singkong yang ditawarkan ada dua rasa : manis dan asin dengan kemasan besar atau kecil. Saya sih prefer yang manis, mungkin karena taste Jawa Tengah-an kali ya..Namun, selain kripik singkong, di tokonya juga dijual produk lain : kripik jagung (pedas level 9, pedas manis), kripik belinjo, kripik kentang, kripik telo, kerupuk rambak, kripik tempe, dll. Kalau beli banyak, bisa mix macem-macem kripik dalam dus. Harga yang ditawarkan juga terjangkau, berkisar antara 6.500-20.000/ bungkus.
Alhasil, saya membeli macam-macam kripik & krupuk sampe 2 dus tanggung. Ribet bawanya, tapi seneng bisa nyampe sana. Many thanks to Mas Agus family yang bisa mengantarkan saya sampe sana, sampe dipinjemin karet buat bawa dua dus di atas honda beat saya. Buat temen-temen yang pengen beli, tapi kejauhan, kripik ini bisa dibeli di toko oleh2 terdekat di daerah Malang. Kalau mau berkunjung langsung, ini alamat dan nomor teleponnya :
KRIPIK SINGKONG CAP LUMBA-LUMBA
Pondok Tua Mentraman Gang 7 Masuk
Turen, Kab. Malang, Jawa Timur
Telp. toko Lumba-Lumba 1 : 0341-2305783
